TERTARIK DENGAN KONSEP ZIS, BAPPEDA KAB, GARUT HADIRKAN TEAM SOSIALISASI ZIS KAB. SUKABUMI

ZISCICURUG.ORG – Bappeda Kab. Garut secara khusus menghadirkan Team Sosialisasi ZIS Kab. Sukabumi untuk mengisi acara “Diskusi Penanggulangan Kemiskinan Dengan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Konsep One Village One Product” (OVOP) yaitu satu desa satu produk unggulan yang diselenggarakan di hotel Harmoni Garut pada Rabu 9 Oktober 2019 dengan peserta seluruh Sekdes, Sekmat dan SKPD se-Kabupaten Garut.

Acara diskusi dibuka oleh Wakil Bupati Garut Drs. Helmi Budiman, dalam sambutannya beliau menyampaikan harapan yang besar kepada seluruh peserta yang hadir agar bisa mengadopsi konsep ZIS yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk bisa diterapkan ditengah masyarakat Kabupaten Garut melalui sinergitas ulama dan umaro.

Gerakan ZIS sejatinya bisa menjadi sebuah proses atau tahapan pembelajaran sekaligus pengamalan ibadah sunnah INFAQ-SEDEKAH menuju kesadaran pengamalan ibadah ZAKAT yang diwajibkan. Jika kesadaran infaq sedekah telah terbangun maka dengan sendirinya kesadaran terhadap zakat pun akan tumbuh dengan sendirinya, dan apabila zakat telah ditunaikan karena kesadaran masyarakatnya maka zakat akan menjadi salah satu solusi bagi permasalahan ekonomi dan sosial termasuk didalamnya akar kemiskinan. Hal itu terbukti sejak zaman Rasulullah, dengan penggalian dan pengelolaan zakat secara optimal, perekonomian di dalam negara menjadi stabil kehidupan sosial menjadi aman dan tentram. Sepeninggalnya Rasulullah SAW, para sahabat seperti Abu Bakar Siddiq, Umar bin Khatab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib terus melakukan manajemen zakat.

Bahkan ketika para sahabat telah tiada. Manajamen zakat semakin membaik. Sehingga, sejarah kegemilangan zakat pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Bani Umayyah pun dapat terdengar sampai sekarang bahwa di masa pemerintahannya selama 30 tahun, tidak ditemukan lagi masyarakat miskin yang berhak menerima zakat, karena semua muzakki mengeluarkan zakat, dan distribusi zakat tidak sebatas konsumtif, melainkan juga produktif.

Konsep ZIS yang digagas oleh almaghfurlah KH. R. Abdul Basith merupakan salah satu sumbangsih pemikiran dari seorang tokoh ulama Kabupaten Sukabumi ditengah situasi jaman yang sudah banyak mengalami perubahan sosial kultur dan budaya untuk senantiasa berpegang teguh pada konsep-konsep dasar islam sebagaimana telah diperintahkan Allah dan dicontohkan Rasulullah dengan menyadarkan dan mengajak masyarakat mengamalkan ibadah zakat, infaq dan sedekah yang menjadi salahsatu bagian dari pilar agama islam yang harus ditegakan. Jika salah satu pilar agama islam tidak ditegakan maka jangan harap agama itu akan berdiri kokoh dan kuat bahkan menjadi sebaliknya, tugas kitalah sebagai umat muslim yang harus peduli dan berjuang untuk memuliakan agama Allah, sekecil apapun amal kebaikan kita di dunia ini tidak akan luput dari perhitungan Allah. Jika bukan kita sebagai umat muslim siapa lagi? jika tidak dimulai dari sekarang kapan lagi? karena waktu terus berjalan menjadi saksi setiap amal perbuatan yang kita lakukan.

Admin : Rundi DMC
Email : forumzis.kc@gmail.com
FB : forum zis kecamatan cicurug
IG : @forumziscicurug

DOKUMENTASI ACARA :