500 Takjil dari ZIS Nanggerang Kabupaten Sukabumi untuk Pengendara

SUKABUMIUPDATE.com – Setiap bulan suci ramadhan, Pemerintah Desa (Pemdes) Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, sediakan lima ratus takjil gratis yang dibagikan kepada masyarakat, pengendara bermotor, dan penumpang angkutan.

Kepala Desa Nanggerang Ade Daryadi kepada sukabumiupdate.com, Selasa (20/6) mengatakan, khusus pengendara dan penumpang kendaraan, pembagian takjil di lakukan di Jalan Alternatif Tenjoayu-Parungkuda.

“Kami membagikannya sesaat sebelum berbuka puasa. Ini cara kami membantu masyarakat dalam melaksanakan buka puasa. Berikutnya, kami berencana akan membagikan takjil di jalan utama,” kata Ade.

Ia mengatakan, kegiatan pembagian takjil gratis ini bersumber dari dana Zakat Infaq Shodakoh (ZIS). Selain memberikan takzil, juga memberikan santunan kepada anak yatin dan jompo. “Semua program ini berjalan berkat kepedulian masyakat menjalankan dalam program  ZIS,” katanya.

Sumber: sukabumiupdate.com

Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia

Jumat, 03 Februari 2017 – 17:33:47 WIB

SUKABUMIUPDATE.com – Sistem Zakat Infaq dan Sodaqoh (ZIS) yang dijalankan Pemerintah Desa Naggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu upaya mengatasi masalah kemasyarakatan patut diacungi jempol. Bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar ikut mengomentari keberhasilan tersebut dalam memandirikan ekonomi umat.

Usai membuka Seminar Nasional dan Workshop Asistensi Manajemen ZIS, Care Nu- Lazisnu (Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama) dengan tema Penguatan Filantropi Islam Nusantara untuk Kemandirian Ekonomi Umat, Jumat (3/2), di Global Insani Mandiri (GIM) Pondok pesantren Al Amin, Deddy menegaskan bahwa ZIS harus terus dikembangkan.

Zakat sebagai wahana sharing kesejahteraan antar individu, pada hakikatnya memiliki makna kebermanfaatan sangat luas dalam memperkokoh konstruksi tatanan kehidupan kolektif. Sehingga tranformasi zakat dari ibadah maliyah individual menjadi instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini penting mendapatkan perhatian kita semua. Optimalisasi potensi zis perlu kita gali dan di tingkatkan, seiring peningkatan kualitas tata kelola yang baik, harus mampu hadir untuk mengatasi kemiskinan, keterbelakangan, dan ketidakberdayaan,” ungkap Deddy kepada sukabumiupdate.com.

Kemiskinan di masyarakat tidak terdidik menurut Deddy, rawan terhadap bahaya pengikisan akidah. “Saya salut dengan keberhasilan kang Ade Daryadi, Kepala Desa Nanggerang dalam membangun dan menyejahterakan warganya melalui ZIS,” tambahnya.

Pada workshop Asistensi Manajemen Lazisnu, NU Care tingkat Nasional pertama ini juga dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Agus Mulyadi, KHR. Abdul Bashit, KH Mahmud Mudrikah, dan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cicurug.

Wakil Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Sukabumi, Abdulloh Masud, sekaligus sebagai Ketua Panitia, mengatakan acara ini diikuti 200 pengurus 67 Cabang NU se Indonesia. Workshop-nya sendiri dilangsungkan selama 3 hari.

Workshop sebagai gerakan harokah NU berzakat adalah salah satu potret keberhaslan Lazisnu yang menjadi pilot projek Nasional, sehingga teman-teman se Indonesia bisa belajar dari Desa Nanggerang, melalui strategi program pengelolaan ZIS,” jelas Masud.

ZIS di Desa Nanggerang mampu menurunkan kemiskinan hingga 50 persen. “Rekan-rekan kita ini akan belajar langsung di lapangan bagaimana desa ini mengelola ZIS dari mulai pengumpulan hingga penyalurkan dan pemberdayaan,” pungkasnya.

SUMBER BERITA : sukabumiupdate.com

Desa Nanggerang Kecamatan Cicurug Miliki Poliklinik ZIS

Program zakat infaq dan sedekah (ZIS) yang dijalankan Desa Nangerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, medirikanm poliklinik. Fasilitas kesehatan ini berdiri hasil dari kepedulian umat melalui ZIS, yang dikumpulkan selama ini.

Hari ini, Senin (2/1) poliklinik ZIS resmi dibuka untuk umum, khususnya warga Desa Nanggerang yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Program ZIS Desa Nanggerang memang menjadi salah satu yang terbaik dari program serupa di 318 desa se Kabupaten Sukabumi.

Ketua Forum ZIS Kabupaten Sukabumi, Ade Daryadi, kepada sukabumiupdate.commenjelaskan, ZIS yang dikumpulkan bisa membantu memecahkan berbagai masalah di masyarakat.

“Lampu-lampu terang sepanjang jalan desa, kematian tidak pernah merepotkan keluarga yang ditinggalkan. Bahkan ada beasiswa dan bantuan modal ekonomi. Semua berasal dari dana zakat, infak dan sedekah dari warga,” ungkap Ade.

Ade berharap apa yang dilakukan warga bisa diikuti oleh warga lainnya, karena pengelolaan dana ZIS banyak manfaatnya. “Pembelajaran dan menjalankan salah satu Rukun Islam, yaitu zakat harus terus diingatkan kepada umat muslim Sukabumi,” tambahnya.

Ade menambahkan bahwa zakat harus menjadi kekuatan sosial utama umat muslim, untuk memecahkan beragam persoalan ditengah masyarakat. “Forum ZIS. Intinya membiasakan masyarakat belajar zakat dengan maksud infak dan sedekah dari apa yang akan mereka makan sehari hari,” pungkasnya.

SUMBER BERITA SUKABUMIUPDATE.com